Share:

e-automotif.com – Jika dulu mobil bisa terbang cuma ada di film-film fiksi ilmiah Hollywood saja,  sekarang tidak lagi. Sebuah perusahaan asal slovakia AeroMobil telah membuat dunia otomotif gempar dengan meluncurkan prototype terakhir aeromobil 3.0 sebuah kendaraan yang merupakan kombinasi mobil dan pesawat. Aeromobil, sebagai mana mobil pada umumnya juga menggunakan bensin sebagai bahan bakar,  dapat digunakan dan sesuai lalu lintas di jalan dan dapat diparkir di tempat-tempat parkir umum sebagai mana mobil lainnya. Jika dilihat dari sisi mobil dan ukurannya, aeromobil merupakan perpaduan antara limosin dan sedah mewah. Sebagai pesawat aeromobil mampu melakukan take-off maupun landing di bandara-bandara seluruh dunia, bahkan di permukaan tanah yang kasar atau rumput.
Transportasi masa depan Mobil terbang
AeroMobil 3.0
Pada sebuah pertemuan belum lama ini di Austin, Texas Co-Founder dan CEO dari aeromobil, Juraj Vaculik mengatakan bahwa dalam waktu dekat Perusahaan akan berencana melakukan pemasaran untuk aeromobil. “Kami saat ini bergerak dengan cepat dalam membangun tim, dan rencana tersebut adalah bahwa pada tahun 2017 kita akan dapat mengumumkan bahwa roadster terbang pertama ” ungkapnya pada wartawan CNBC. Kemudian tambahnya lagi “Poinnya adalah kita tidak hanya ingin menunjukkan bahwa memungkinkan untuk mengawinkan mobil dengan pesawat, tapi kita juga menjualnya ke pasar”. Juraj juga berharap mobil ini dapat menarik minat dari pecinta mobil mewah dan pecinta kedirgantaraan.
Aeromobil versi pemasaran akan dilengkapi dengan dengan teknologi canggih layaknya mobil dan pesawat seperti peralatan system aviasi, auto pilot dan perangkat keselamatan advanced parachute deployment system. Kecanggihan lainnya, aeromobil sudah menerapkan teknologi canggih a variable angle of attack of the wings yang memungkinkan untuk melakukan take-off dengan runway yang pendek dan teknologi peredam kejut untuk memungkin melakukan take-off dan pendaratan pada permukaan kasar.
Harga yang diperkirakan untuk satu aeromobil untuk kurs rupiah sekitar 1,5 milyar rupiah. Model pertama yang akan dikeluarkan adalah model 2 seater dengan jarak terbang 435 mil dan top speed di udara 200 km/jam, kecepatan maksimal di darat 161 km/jam, konsumsi bahan bakar di udara 15 liter/jam dan di darat 8 liter/100 km.
Tertarik? tunggu saja 2 tahun lagi akan menyambangi kita.

0 komentar:

Post a Comment