BY bikerzone 11

Siapa sih yang gak kenal si belalang ijo milik kawasaki ini, sebenarnya saya ragu kalau motor ini adalah motor trail sungguhan mengingat desain dan sepesifikasinya kurang mampu diajak tempur dialam bebas atau jalanan berlumpur apalagai melintasi sungai seperti motor-motor CBU jepang dan eropa semisal KTM free ride, Wr 250, atau CRF 250. akan  lebih tepatnya dibilang motor trail perkotaaan atau dual purpose, habitatnya adalah aspalan yang berlubang-lubang atau jalanan rata yang kurang mulus benar-benar sangat cocok untuk pengendara diindonesia karena mengingat banyak korban jiwa gara-gara jalan yang berlubang , dengan klx ini saya yakini polisi tidur atau jalan berlubang benar benar bukanlah hambatan lagi dalam melintasi perjalanan diaspalan diindonesia, shocknya breakernya benar benar empuk dan mantap buat menghajar lubang dan menghajar bahu jalanan ketika buru-buru dikemacetan. apalagi jalanan indonesia yang sering banjir, tentu saja dengan motor yang jangkung ini saya rasa tak ada hambatan buat melibas jalanan yang banjir.

akan tetapi mengingat harga jauh lebih mahal daripada motor sport dengan cc yang sama apalagi dibandingkan bebek ataupun matic tentu saja banyak yang kurang mampu membeli motor jangkung ini. Apalagi kesan gagah motor trail tercemari dengan hadirnya anak-anak alay yang yang meniru-niru sinetron anak jalanan RCTI untuk berbuat onar dijalanan. terlebih lagi klx sekarang hanya untuk mejeng saja dimalam minggu, sekedar godain cewek wkwkwkwk. jangankan buat offroad buat melibas jalur berbatu saja mungkin takut namanya saja anak alay, paling pol cuman buat bleyer-bleyer pamer dijalan raya dengan knalpot diganti yang aftermarket karena knalpot pabrik memang gak ada suaranya sama sekali.entah apa yang mereka pikirkan, padahal tuh motor dia dibeliin bapaknya kredit sampe nangis-nangis merengek gak mau sekolah kalau gak dibeliin klx hehehehe... dasar alay.. ela dalah saya jadi lupa ini saya sedang membahas otomotif atau membahas alayer muka bumi yah hadeh error ni hahaha

kembali ke topik utama yah awal-awal kawasaki meluncurkan KLX 150 s dengan maksud menyesuaikan postur tubuh orang indonesia yang kecil, akan tetapi seiring berjalannya waktu malah banyak orang yang memodifikasi dengan ban yang lebih besar dari ukuran semula hal itu terendus kawasaki dan akhirnya kesempatan kawasaki buat meluncurkan produk barunya yang bernama KLX 150 L, mungkin kawasaki baru tahu yah klo tinggi rata-rata orang indonesia udah naik hhehehe.. atau sebenarnya banyak orang yang gak pede dengan trail yang berbodi kecil biar gak dikira mainan anak-anak hehehe... secara sekilas tak ada perbedaan mencolok antara S dan L hanya berbeda ukuran ban sama tinggi tempat duduk yang bertambah 5 cm soal mesin benar benar plek tak ada perubahan. soal harga? jelas beda dong, mie ayam sama bakso saja harganya bedakan?hehehehe....



KLX 150 S
KLX 150 L
Tipe Mesin: 4-Langkah, SOHC, 2 katup   Tipe Mesin: 4-Langkah, SOHC, 2 katup
Maksimum Power: 8,60kW / 8000 rpm   Maksimum Power: 8,60kW / 8000 rpm
Torsi Maksimum: 12 Nm / 6500 rpm   Torsi Maksimum: 12 Nm / 6500 rpm
Karburator: Keihin NCV24   Karburator: Keihin NCV24
Diameter x Langkah: 58,0 x 54,4mm   Diameter x Langkah: 58,0 x 54,4mm
Volume Silinder: 1 buah & 144cc   Volume Silinder: 1 buah & 144cc
Suspensi Depan: 33mm telescopic fork / 7.1 in   Suspensi Depan: 33mm telescopic fork / 7.1 in
Suspensi Belakang: UNI-TRAK linkage system and single shock with 5-way preload adjustability / 7.1 in   Suspensi Belakang: UNI-TRAK linkage system and single shock with 5-way preload adjustability / 7.1 in
Rem Depan: Hidrolic, Single-Disc   Rem Depan: Hidrolic, Single-Disc
Rem Belakang: Hidrolic, single-Disc   Rem Belakang: Hidrolic, single-Disc
Ban Depan: 70 / 100 – 19   Ban Depan: 21 x 1.60
Ban Belakang: 90 / 100 – 16   Ban Belakang: 18 x 1.85
Panjang x Lebar x Tinggi: 1.975 mm x 719 mm x 1.090 mm   Panjang x Lebar x Tinggi: 2080 mm x 770 mm x 1.145 mm
Tinggi tempat duduk 83 cm   Tinggi tempat duduk 88 cm
Jarak Poros Roda: 1285 mm   Jarak Poros Roda: 1340 mm
Harga: Rp 25 juta an   Harga: Rp 27 juta an






























0 komentar:

Post a Comment