Kawasaki Motor Indonesia (KMI) baru saja merilis D-Tracker veri baru di Jakarta, berkapasitas mesin 144 cc ini didesain khusus untuk lingkungan perkotaan.  Meskipun keliahatannya berkarakter off road, tipe ban yang digunakan adalah road tyres atau ban jalan aspal yang lebih ringan dari versi sebelumnya. Dengan diameter yang lebih besar, motor ini diklaim lebih stabil saat dikendarai.

Selain yang standar, D-Tracker juga ditawarkan dengan versi Special Edition (SE). Perbedaan antara yang standar dan yang SE terletak pada handle cover, frame cover, skid plate, dan rim yang berwarna hitam. Sementara itu, perbedaan antara D-Tracker anyar dan D-Tracker 150 yang dirilis tahun lalu adalah bentuk headlamp, tail lilght, dan radiator shroud. Selain itu, model terbaru ini dilengkapi dengan fuel gauge.Adapun model terbaru D-Tracker ini tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu Candy Burnt Orange dan Candy Lime Green (standar), serta Lime Green dan Shiny Yellow (SE). D-Tracker standar dibanderol Rp 28,9 juta, sementara versi SE dijual Rp 29,9 juta.

 Perbedaan Kawasaki KLX 150 L sama dtracker 150 cc sebenarnya hanya terletak pada ukuran ban,  sama suspensi depan yang sudah USD atau up side down. Sama gear belakang ukurannya dtracker lebih kecil mengingat habitatnya aspalan maka diperlukan nafas yang panjang tidak terlalu mementingkan akselerasi yang penting enak dibuat jalanan lurus panjang atau menikung. soal mesin sama plek persis gak ada ubahan ataupun kekurangan dan kelebihan masing-masing.

ukuran ban 

klx 150 cc depan 21 belakang 18 dengan ban garuk tanah
dtracker depan 17 belakang 17 dengan ban halus aspalan

gear depan belakang
 KLX depan 14- belakang 47
Dtracker  depan 14 - belakang 41

Shockbreaker Depan

KLX - teleskopik
Dtracker - USD / UP SIDE DOWN

Spatbor
 KLX punya spatbor panjang sedangkan dtracker mempunyai spakbor mungil khas supermoto 

semoga bermanfaat 



0 komentar:

Post a Comment