Seperti diberitakan dari solopos.com, telah terjadi kecelakaan menimpa Seorang pria bernama Boiran, 43, warga RT 007/RW 004, Dukuh Sumberejo, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, meninggal dunia setelah terjatuh dari kendaraannya saat menghindari jalan berlubang.Boiran mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal itu di jalan raya Bungkal-Jetis, Dukuh Dungulan, Desa Bungkal, Selasa (14/2/2017), sekitar pukul 14.30 WIB.Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Badri, mengatakan  Boiran mengendarai sepeda motor berpelat nomor AE 4542 SY bersama putranya, Agus Riyanto, 9.Badri menuturkan kecelakaan lalu lintas itu terjadi saat Boiran mengendarai sepeda motor bersama Agus Riyanto dari arah selatan ke utara dengan kecepatan 60 km/jam. Sesampainya di Jl. Raya Bungkal-Jetis, Dukuh Dungulan, Desa Bungkal, ada jalan berlubang.

Saat itu Boiran hendak menghindari jalan berlubang itu namuun kendaraannya mengalami selip dan terjatuh di badan jalan. Kepala Boiran membentur aspal jalan. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.“Saat itu Boiran hendak menghindari jalan berlubang. Kemudian karena selip dan tidak menguasai setir akhirnya terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Badri, Rabu (15/2/2017). Sedangkan Agus Riyanto mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan.Polisi yang mendatangi lokasi kejadian membawa Agus Riyanto ke RSUD dr. Hardjono untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan Boiran yang telah meninggal dunia dibersihkan kemudian diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.(solopos)

juga berita serupa dari kompas.com,  Seorang petani bernama Boiran (43), warga Dukuh Sumberjo, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, tewas setelah jatuh dari sepeda motor karena menghindari jalan berlubang di Jalan Raya Bungkal-Jetis."Korban meninggal langsung di tempat kejadian. Hasil olah tempat kejadian menyebutkan korban terjatuh karena tidak mampu mengendalikan kemudi saat menghindari jalan berlobang di jalan raya Bungkal-Jetis di Desa Munggu, Selasa (14/2/2017)," kata Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, Rabu (15/2/2017) pagi.

Menurut Sudarmanto, kecelakaan yang menimpa Boiran bermula saat korban mengendarai sepeda motor memboncengkan anaknya, Agus Riyanto (9) hendak menuju wilayah Jetis.Sesampainya di tempat kejadian, medan jalan banyak yang rusak dan berlobang. Sudarmanto menuturkan saat hendak menghindari jalan berlubang tiba-tiba korban kehilangan kendali dan akhirnya terjatuh.Korban meninggal langsung di tempat kejadian dengan posisi kepala mengalami luka berat."Sementara anaknya hanya mengalami luka lecet di kepala bagian samping. Anak korban dipulangkan setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit," kata Sudarmanto.Dia menambahkan, setelah divisum, jenazah Boiran diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

0 komentar:

Post a Comment