Kali ini bikerzone 11 akan bercerita tentang para maniak motor tua, biasanya para cb mania atau gl pro mania suka bore up mesinnya jadi 200 cc seperti mesin tiger, namun setelah bore up 200 cc masa pakainya tidak bisa lama karena memang racikan bengkel sama pabrik jelas beda, kalau pabrik riset bertahun tahun untuk menghasilkan sebuah mesin, sedangkan bengkel tinggal asal pasang yang penting banter tanpa memperhatikan durabilitas, secara wajar krankas mesin cb atau gl jika diberi kruk as dan boring blok dan kop tiger tentu saja banyak ubahannya sehingga wajar mengurangi keawetan mesin karena tidak sesuai standar pabrik. Kata sumber yang biasa otak-atik mesin CB dan GL pro tua biasanya mesinnya 100 cc, 125 cc, 145 cc , di  Bore up 160 cc seperti mesin megapro sudah cukup banget kalau buat harian, tarikan dan tenaga udah lumayan tidak mubadzir, karena mesin 200 cc tapi rasio gir masih standar gl/cb maka itu mubadzir tenaga tidak keluar sepenuhnya.

Kita disini akan menakar biaya berapa ganti mesin tua kita agar tidak mocat macet terus dan servas servis mulu keluar masuk bengkel karena mesinnya sudah berumur. Kalau gitu niat beli motor ujung-ujungnya malah tekor karena motor terus saja berobat dan batuk batuk. Mending ganti mesin dan jeroan yang baru saja sudah cukup agar masa pakainya lebih lama misal bisa lebih dari 5 - 7 tahun cuma PR nya paling ganti kamrat saja beda dengan mesin tua pasti minta jajan terus seperti piston klep noken as kamrat dll ujung-ujungnya malah lebih mahal daripada sekalian beli jeroan baru, Di Indonesia Banyak yang jual mesin blok kop tiger dan megapro atau gl neotek dengan harga yang terjangkau dengan kualitas yang hampir sama dengan original AHM. Yaitu produk-produk kw thailand. Dari bukalapak.com saya iseng-iseng mencari harga-harga blok kop dan jeroan megapro seperti bandul/kruk as dan gir rasio, rumah kopling, tambah lagi biar mesin gak rembes tak seal oli baru, juga biar oli lancar ganti gir pompa oli yang baru, Oh iya Karbu lawas pasti udah soak kenapa tidak ganti yang lebih jos saja seperti Karbu PE 38 kw dan Ganti jeroannya dengan kit Racing TDR biar lebih banter dan awet setara kuliatasnya dengan karbu PE ori. Supaya karbu bisa terhubung dengan mesin pake aja manipol binter mercy langsung klop.

Untuk krankas tetap lah standarnya jangan di ganti biar no seri mesinnya sama dengan STNK kalau tidak bisa berape klo kena polisi dikira motor hasil maling hehe..


 berikut ini harganya.

-Bandul / Kruk as 450 Rb
-Rasio Gear 300 Rb
-Kampas dan rumah kopling 250 Rb
-Blok Kop Set 1 Juta
-Pompa Oli 130 Rb
-Pulser dan Spull mesin 220 Rb
-Karbu Kw 250 rb
-Karbu Kit Racing TDR 130 Rb
-Manipol Binter mercy 50 rb
-Biaya Bengkel + service + tap oli dll 500 rb

Total Biaya Adalah 3.280.000 rupiah di bulatkan  3,3 Juta Rupiah siap touring Jogja - Jakarta gan kalau udah selesai rakitnya hehehe.. juozzz kalau perlu tambah / ganti CDI shogun kebo atau racing biar tambah mantap. Kok mahal gan? 3 juta lebih ya? seharga motornya. Ya iyalah tapi untungnya masa pakenya lama seperti motor baru gak mocat macet ngrepotin pemiliknya, siap touring pas liburan dan siap mudik waktu lebaran. Gak was was lah kalau buat jalan jalan jauh gan.

















2 komentar:

  1. nanya om..
    kalau dari GL 100 platina dirubah ke megapro apa komponen yang diganti juga sama?

    ReplyDelete
  2. sama gan pengapian juga perlu di ubah ke cdi

    ReplyDelete