Seperti dilaporkan dari tribunnews.com, terjadi kecelakaan lalu lintas  di Jalan Nusantara Km 18 Bintan Timur. Anehnya, korban kecelakaan enggan dibawa ke rumah sakit oleh warga meski luka yang dia alami nampak parah. "Nantilah, tunggu orangtua ke sini, rumah dekat kok,"ujarnya dalam kondisi meringgis menahan sakit. Luka yang dia alami paling parah di area wajah. Tulang pipinya terlihat penyok. Dia berkali kali meringgis kesakitan menahan tulang pipinya yang nampak patah. Kecelakaan terjadi ketika sebeda motor Yamaha Mio yang dikendarainya BP 5973 BG tidak bisa dikendalikan. Menurutnya, sepeda motor matic lain di depannya mendadak berbelok tanpa memberikan kode lampu sen. "Dia bembelok tanpa kasih nyala lampu sen.

Saya kaget sehingga kami tabrakan," ujar pemuda yang tak mau menyebutkan namanya itu. Ia hanya menyebutkan tinggal Kelurahan Bangun Rejo, Kelurahan Sei Lekop Kecamatan Bintan Timur. Warga berkali kali meminta dia untuk segera menjalani perawatan rumah sakit, bahkan sampai menelpon ambulans. Namun, begitu ambulans datang, dia masih enggan naik untuk dibawa ke rumah sakit. "Abang naik saja dululah ke ambulan, biar dirawat di sana, luka abang itu serius,"ujar Mahmud, warga yang mengerumuni area kecelakaan. Dia mengaku tak tega melihat kondisi korban. Lama dibujuk, akhirnya korban naik juga ke ambulans. (tribunnews)

0 komentar:

Post a Comment