Seperti dilaporkan dari kumparan.com, terjadi kecelakaan maut menimpa driver gojek Budiyanto (45),  meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Foresta, BSD, Tangsel. Budiyanto saat itu tengah membawa paket atau Go-Send. Menurut rekan sesama driver Go-Jek, Salim, saat berbincang dengan kumparan (kumparan.com), Jumat (21/4/17), peristiwa duka ini terjadi siang tadi."Motor korban mau muter balik, terus dihantem sama mobil dari belakang dengan kecepatan tinggi,  motor pun hancur di bagian belakang. Korban terpental ke aspal dan meninggal," jelas Salim.Sedang mobil sempat oleng dan menghantam separator. Warga di sekitar lokasi segera menghampiri. Namun nyawa Budiyanto, warga Jakarta Utara,  tidak tertolong."Pengendara mobil sudah diamankan sama polisi," tutur Salim.Insiden ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Pihak kepolisian dibantu warga kemudian melakukan pengaturan lalu lintas. Jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit. Sedang motor korban dibawa ke kantor polisi.

berita serupa juga datang dari poskotanews.com, Sungguh malang nasib Budiyanto Lado (45). Driver Go-jek itu tewas diseruduk sedan ketika mengantar paket atau Go-Send.Peristiwa memilukan yang menimpa pria warga Koja, Jakarta Utara itu terjadi di Jalan Foresta BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/4/2017). Polisi mengamankan pengemudi mobil.Informasi yang diperoleh, Budiyanto hendak mengantar paket di daerah Tangerang Selatan. Di perjalanan, tiba-tiba sedan melaju kencang datang dari arah belakang menabrak motor ojek online tersebut. Akibatnya, pengemudi Go-jek itu terpental membuat nyawa Budiyanto meregang.

“Motor korban mau muter balik, terus dihantem sama mobil dari belakang dengan kecepatan tinggi. Korban terpelanting ke aspal dan meninggal dunia,” kata Andika, warga sekitar.Usai menyeruduk motor korban, pengemudi mobil yang diduga out control itu menabrakkan kendaraannya ke separator jalan. Mobil sedan naas itu pun akhirnya ringsek. Kejadian itu membuat arus lalu lintas macet parah.“Korban kemudian dibawa menuju rumah sakit. Lukanya cukup parah, di bagian kepala,” ujar Andika.Kapolsek Pagedangan AKP Army membenarkan adanya kecelakaan yang menewaskan pengemudi ojek online di wilayahnya. “Benar ada, namun ditangani unit laka Satlantas Polres Tangsel,” ungkapnya saat dihubungi poskotanews.com.

0 komentar:

Post a Comment