Memang seusia pelajar sebaiknya tidak membawa motor ke sekolah apalagi untuk kebut kebutan dijalan raya, seperti yang dialami bocah smp ini ngebut pake motor sport lalu tewas menabrak angkot, Sebagaimana diberitakan dari tangerangnews.com, Petugas Polresta Tangerang telah melakukan olah tempat kejadian perkara sekitar pukul 08.00 WIB atas peristiwa tabrakan maut, antara angkot dan sepeda motor, Sabtu (29/4/2017).Diketahui sang pengendara motor Honda CBR berinisial H siswa SMP Al-Fatih , Citra Raya, Cikupa  kelas II yang masih berusia 13 tahun.Saat itu korban tengah memboceng F yang hingga kini masih dalam perawatan di RSIA Harapan Mulia, Tigaraksa karena menderita luka-luka."Korban meninggal H adalah warga  Perumahan Hujau Lestari Peusar, Cikupa," ujar Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Eko Bagus Riyadi.Sedangkan, sang sopir angkot jurusan Cimone-Tigaraksa berinisial AS, yang masih berusia 23 tahun. AS diketahui warga  Cikoneng, Gandasari, Jatiuwung, Kota Tangerang.

Informasi yang didapat, ketika itu  angkot sedang saling salip dengan sesama angkot lain. Namun, di sisi lain, H juga sedang memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi.  Sehingga ketika saat sedang menyalip, posisi angkot berhadap-hadapan dengan CBR.Kecelakaan pun tak dapat dihindari. Sebab, posisi jalan juga sempit. Diketahui, tabrakan tersebut terjadi antara angkot dengan nomor polisi B 1163 CUX dengan motor Honda CBR dengan nomor polisi B 6901 GWB.

Suara teriak penumpang terdengar saat peristiwa kecelakaan maut terjadi di Perumahan PWS Tigaraksa, Blok AF 18 Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/4/2017).Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 7.30 WIB, di samping kantor DPC PDI Perjuangan. Pengendara  sepeda motor Honda CBR tewas di lokasi. Sedangkan darah berceceran."Saat kejadian penumpang terdengar menjerit histeris. Saya yang sedang berada di dalam rumah langsung lari keluar. Warga lain juga keluar melihat kejadian tersebut. Saat itu sudah terjadi tabrakan, dan darah sudah berceceran," tutur Bowo yang sehari-harinya tinggal di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang. Menurut Bowo, sejumlah warga sebelum terjadi tabrakan tersebut melihat kalau pengemudi sepeda motor tersebut sedang melaju dengan kecepatan tinggi. Sementara dari arah berlawanan datang angkot jurusan Cimone-Tigaraksa.

"Pengendara motor kencang dari arah Kantor Bupati (Puspem Kabupaten Tangerang). Tiba-tiba arah berlawanan ada angkot, dan brak terjadi tabrakan," terangnya.Korban yang belum diketahui identitasnya itu dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang. Seperti diketahui sebelumnya, tabrakan maut terjadi antara angkot jurusan Cimone-Tigaraksa, Kabupaten Tangerang  dengan sepeda motor di Jalan Raya Lingkar Pemda Tigaraksa Blok AF, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/4/2017). Dalam peristiwa tersebut, satu orang tewas ditempat.Dari informasi yang dihimpun, tabrakan tersebut terjadi antara angkot dengan nomor polisi B 1163 CUX dengan motor Honda CBR dengan nomor polisi B 6901 GWB. Hal itu dibenarkan Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Eko Bagus Riyadi.Menurut Kompol Eko, satu penumpang angkot tersebut juga mengalami luka-luka sementara sopir angkot tersebut saat ini sudah diamankan di aparat Polresta Tangerang.Namun, Kompol Eko belum bisa memberikan keterangan terkait identitas korban dan penyebab kecelakaan tersebut. Dari informasi yang dihimpun, angkot tersebut mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kiri. sementara kondisi motor rusak parah.(tangerangnews)

1 komentar:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete