Sebagaimana diberitakan dari tribunnews.com, terjadi kecelakaan maut menimpa seorang ibu bersama anaknya mengendarai sepeda motor matic AG 2987 BY ditabrak bus Harapan Jaya AG 7884 UR di Jalan KH Agus Salim Nomor 30 Kabupaten Kediri, Sabtu (14/5/2017).Akibatnya, wanita paruh baya bernama Suharti, warga Kelurahan Bandar Gang VIII Jalan KH Agus Salim itu tewas di lokasi kejadian.Korban tewas seketika dengan kondisi luka parah di kepala sebelah kanan mengalami retak dan tangan kanan patah.

Sedangkan, anak lelaki korban bernama Moh Bagus (17) segera dilarikan ke RSUD Gambiran dan kondisinya kritis.Kerasnya benturan membuat kedua korban sempat terpental sekitar satu meter.
Bahkan, sepeda motor milik korban masuk ke kolong bus dan terseret sejauh kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian.Saksi mata penumpang bus bernama Huda (25) mengatakan saat itu bus melaju kencang dan tiba-tiba terdengar suara tabrakan sangat keras."Tiba-tiba bus berhenti, penumpang semua diminta turun. Saat itu di bawah kolong bus sudah ada sepeda motor," ujar Huda ditemui di lokasi.(tribunnews)

Juga diberitakan dari beritajatim.com, Kecelakaan maut melibatkan bus terjadi di Jalan Agus Salim, Kota Kediri, Minggu (14/5/2017 dini hari. Kali ini seorang ibu tewas seketika setelah ditabrak Bus Harapan Jaya jurusan Surabaya - Trenggalek, ketika pulang dari membeli nasi dengan mengendarai sepeda motor bersama putranya.Nasib malang ini menimpa Suharti (43) warga Kelurahan Bandar Kidul Gang 8, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dia meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara anaknya Mohammad Bagus (17) dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran, Kota Kediri.

Awalnya, korban dibonceng anaknya mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol AG 2997 BY dari arah barat. Di belakangnya, Bus Harapan Jaya sarat muatan AG 7884 UR melaju kencang.
Sesampainya di TKP, korban hendak berbelok ke kanan masuk gang. Diduga sopir bus tidak mampu menghindari korban, akhirnya menghantam sepeda motor dari belakang.Akibat benturan keras itu, korban dan anaknya langsung terpental dan jatuh dengan kepala terlebih dahulu mengenai aspal. Akibatkan korban tewas seketika di lokasi kejadian. Sepeda motor korban masuk ke kolong bus dan terseret sejauh 25 meter.

Bus akhirnya berhenti di tepi jalan, dan sopirnya kabur. Sehingga para penumpang sekitar 50 orang terpaksa turun. "Bus melaju sangat kencang. Sewaktu sepeda motor belok, bus tidak bisa menghindari karena sudah melewati marka jalan," ujar Palupi, warga sekitar, dini hari tadi.Polisi yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi korban untuk dibawa ke RSUD Gambiran. Jenasah Suharti dibawa ke kamar mayat, sementara anaknya menjalani perawatan di IGD.Belum ada penjelasan resmi perihal kecelakan ini dari kepolisian karena belum menemukan sopir bus. Adapun kondektur bus diamankan untuk dimintai keterangan. Sementara bus kini ditahan untuk kepentingan penyelidikan. (beritajatim)

0 komentar:

Post a Comment