Apa Itu Observatorium

Observatorium adalah Sebuah bangunan permanen yang didalamnya terdapat alat alat untuk meneliti benda benda langit. Observatorium jaman dahulu hanya digunakan untuk meneliti gerak bintang dan musim di bumi dengan pengamatan matahari. Observatorium modern biasanya berisi satu atau lebih teleskop yang terpasang secara permanen yang berada dalam gedung dengan kubah yang berputar atau yang dapat dilepaskan.Dalam dekade terakhir sudah banyak, banyak observatorium luar angkasa sudah diluncurkan, dan di Indonesia pun ada observatorium boscha merupakan satu satunya observatorium di negri ini yang terletak di Lembang, Bandung. Disana ada teleskop utama bernama Teropong Bamberg juga termasuk jenis refraktor (teleskop bias) dengan diameter lensa 37 cm dan panjang fokus 7 m. Teropong ini berada pada sebuah gedung beratap setengah silinder dengan atap geser yang dapat bergerak maju-mundur untuk membuka atau menutup.

Selain itu kita juga akan mengenalkan 4 Observatorium ternama didunia 

 Pertama, European Extremely Large Telescope (E-ELT) yang jauh lebih besar dari TMT. E-ELT akan menjadi teleskop cahaya terbesar di dunia yang mampu mengumpulkan 13 kali lebih banyak cahaya dibandingkan yang lainnya. E-ELT mampu memburu planet-planet atau bintang yang jauh dan mendapat tanda-tanda energi gelap. E-ELT sendiri sudah resmi dibangun dengan meledakan puncak gunung di Chile.




Kedua, Giant Magellan Telescope. Teleskop ini terbuat dari tujuh putaran cermin yang dikombinasikan setara dengan teleskop 25 meter atau diameter 80 meter.Giant Magellan Telescope dibangun di puncak gunung Las Campanas, Chile. Fungsi teleskop satu ini memiliki kemiripan dengan TMT dan E-ELT yaitu untuk
mengekspolorasi topik dari seluruh fisika, evolusi bintang serta galaksi, dan mengamati planet atau bintang yang jauh dari jangkauan.

   
Ketiga, Large Synoptic Survey Telescope (LSST). LSST ini pun dibangun di Chile, tepatnya di Gunung Pachon. Dengan dipersenjatai diamter sekitar 8,4 meter, teleskop ini tidak dirancang untuk kecepatan, melainkan dapat memindai langit
selama berhari-hari atau sampai bertahun-tahun. Hal tersebut difungsikan sebagai alat bantu astronom dalam mengamati objek utama seperti asteroid, supernova, dan benda-benda yang melewati Neptunus.

Keempat, Thirty Meter Telescope / TMT artinya Teleskop 30 meter, akan menjadi teleskop optik terbesar di dunia yang saat ini masih dalam pembangunan. Para ilmuwan dari University of California, bekerja dengan tim peneliti internasional membangun proyek seharga US$986 yang dibangun di puncak Mauna Kea, di Big Island Hawaii.Mauna Kea dipilih sebagai situs untuk TMT dikarenakan kondisi atmosfer, temperatur rata-rata rendah, dan kelembaban yang sangat rendah. Sehingga akan membuka ruang penemuan baru, yang menarik menggunakan optik adaptif dan pengamatan inframerah

Nah itu dia semoga bermanfaat salam bikerzone

0 komentar:

Post a Comment