Siapa yang tak kenal kota bekasi yang berada di provinsi jawa barat, Dibandingkan dengan kota lainnya bekasi merupakan terdekat dari jakarta sehingga banyak pula orang beranggapan jakarta dan bekasi itu satu wilayah. Namun apakah anda tahu apa maksud judul diatas? Apakah benar ada astronom atau ahli astronomi yang menemukan planet baru pengganti pluto kemudian diberinama salah satu kota di Indonesia?  Berapakah ukuran planet ini serta jaraknya dari pusat tata surya? 

Dalam kenyataanya tidak, Dan bekasi masih sebuah kota yang mempunyai sejarah tersendiri di Indonesia yang terkenal sebagai kota pabrik. Bahkan merupakan pusat perindustrian di Indonesia karena banyak sekali pabrik besar di Cikarang, dan Karawang bekasi.  Rupanya Kalimat diatas hanyalah sebuah kalimat sindiran warga internet kepada pemerintah bekasi untuk memperbaiki akses transportasi dan infrastruktur yang ternyata sangat tidak manusiawi atau tidak memadai bagi warganya, banyak jalanan yang rusak parah bahkan tidak bisa layak di bilang jalan raya, lebih layak dibilang arena motorcross atau kubangan kerbau, karena rusak parah.

Apalagi cuacanya yang panas siang malam, kondisi saluran air yang jorok mampet sehingga menjadi banyak nyamuk, kalau pas musim hujan bukannya menjadikan berkah bagi warganya, karena saluran irigasi yang tidak lancar sebagian warganya harus rela mengungsi karena rumahnya terendam banjir. Ditambah lagi banyaknya kendaraan sehingga pulang dan pergi akan terjebak kemacetan. Mau tak mau warganya yang bekerja di jakarta tapi berdomisili dibekasi harus berangkat pagi pagi, bahkan sebelum subuh agar tidak terlambat kerja. Inilah yang memunculkan kalimat kenapa bekasi seakan akan jauh sekali padahal dekat dengan kota jakarta. 

Bahkan lebih heboh dan ekstrim bekasi digambarkan dalam sebuah meme (ilustrasi jenaka) sebagai planet lain yang jauh dari bumi, bahkan ada yang mengatakan bekasi adalah planet baru ditata surya, hehehe oh gitu toh asal mula penamaan "planet bekasi". Bisa disimpulkan sebagai wujud kekesalan warga atau sebuah sindiran bagi pemerintah untuk segera memperbaiki infrastruktur dan sarana transportasi yang layak seperti kota lainnya. 

Cobalah pemerintahnyan kalau mau tengok, dibandingkan yogyakarta bekasi lalu lintasnya tidak terlalu padat sebenarnya, tapi yogyakarta lancar lalu lintasnya sebab sarana transportasi dan infrastruktur yang memadai, dan juga karena pemerintahnya responsif terhadap masalah transportasi, semisal ada lubang dikit diaspal langsung ditambal. Tidak dibiarkan begitu saja seperti di bekasi yang bahkan aspalnya sampai mengelupas dan hanya tinggal jalanan berlubang penuh pasir pas musim hujan menjadi becek dan seperti kubangan kerbau. 

Pandangan Admin Bikerzone11 tentang Bekasi

Bekasi letaknya hanya 20 km dari jakarta namun dari satu sisi perbedaan ternyata beda jauh baik itu sarana transportasi dan infrastrukturnya memang sudah saatnya diperbaiki. Pengalaman saya dibekasi disini tinggal merantau selama 3,5 tahun sebenarnya keadaannya disuatu wilayah tak seburuk yang dibayangkan, kondisi jalanan yang rusak parah biasanya di komplek perumahan. Kalau dijalan utamanya kondisinya cukup baik, kemacetan adalah hal wajar karena perbandingan kendaraan yang terus bertambah tak sebanding dengan kondisi jalan yang ada. 

Soal panas memang bekasi termasuk udaranya panas baik siang dan malam karena bekasi memang termasuk kota dataran rendah dekat pantai, tapi bekasi panasnya kurang wajar karena akibat asap pabrik dan juga knalpot kendaraan yang sangat banyak tak seimbang dengan jumlah pepohonan sehingga polusi udara menyebabkan kota ini terasa panas dan berdebu. Sepanas panasnya bekasi tentu saja tak selebay yang digambarkan meme sebagai planet yang letaknya bahkan lebih dekat dari matahari dari pada planet merkurius. Kalau saya boleh membandingkan masih panas kota semarang dibandingkan dengan bekasi. 

Bekasi dan jakarta adalah sama yaitu kota para perantauan akan terlihat jelas ketika musim lebaran tiba kota ini terlihat sepi lalu lalang ditingggal penghuninya pergi kekampung halaman. Bagaikan kota mati  yang tak berpenghuni, bisa dibilang 90 persen warga jakarta dan bekasi bukan asli keturunan sana kebanyakan adalah orang luar kota dan luar provinsi yang mengadu nasib dikota ini.

Makanya jangan heran kalau penduduk dikota ini memang kurang bersahabat atau bahasa jawanya atos2 dan terkesan individualis karena mereka bukan penduduk asli situ mereka adalah orang orang yang sedang mengadu nasib sehingga mereka tak peduli sekitarnya bahkan tegur sapa pun tidak, seperti ayam saja lewat tinggal lewat. Jadi sindiran mengenai kehidupan dijakarta dan bekasi tak sekeras hidup di hutan rimba atau sekeras hidup diplanet lain bertetangga dengan ras alien bisa ada benarnya.

Itulah penjelasan dari bikerzone mengenai alasan kenapa bekasi sering dibully di medsos dan internet. Semoga bermanfaat, salam bikerzone

0 komentar:

Post a Comment