sebagaimana diberitakan dari solopos.com terjadi sebuah Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jl. Setiabudi, Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (2/8/2017) siang. Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan truk itu diduga terjadi karena pengendara sepeda motor bernama Denish Kelvien Dechaprilla, warga Purwoyoso, Ngaliyan, Kota Semarang menggunakan perangkat headset di telinganya saat melaju sehingga kehilangan konsentrasi.Berdasarkan informasi yang dihimpun Semarangpos.com dari grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar), kecelakaan lalu lintas itu terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Seorang yang mengaku sebagai saksi mata, melalui grup Facebook tersebut dengan menggunakan akun Facebook Erlouina, mengungkapkan kronologi kecelakaan di Semarang itu secara terperinci.

Ia menjelaskan tabrakan itu bermula saat sepeda motor dan truk yang terlibat kecelakaan melaju dari selatan. “Truk dan sepeda motor sama sama dari arah selatan, truk ambil lajur kanan mau masuk ke pabrik Raja Besi, kendaraan lain sudah berhenti, tapi si korban tetap melaju duarrrr [Terjadi tabrakan],” ungkap pengguna akun Facebook Erlouina.Ia memaparkan bahwa terdapat perangkat headset di telinga Denish yang diduga menyebabkan hilangnya konsentrasi saat berkendara dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas di jalur jalan padat kendaraan di Kota Semarang itu. “Setelah dicek di telinga korban terselip headset, mungkin ini menjadi penyebab kurang fokusnya pengendara,” terangnya.

Kecelakaan lalu lintas itu pun lantas dijadikan sebagai pelajaran bagi warganet untuk lebih hati-hati dan berkonsentrasi saat berkendara. “Ambil hikmahnya aja lur. Kalau naik motor kuping ojo dibumpeti headset nah kui contohe,” ungkap pengguna akun Facebook Putra Santoso.Pengguna akun Facebook Budin Coll mengabarkan Denish, yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Kota Semarang itu, mengalami luka parah di bagian kepala dan sudah dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Banyumanik. Pihak keluarga juga sudah tiba di Rumah Sakit Hermina demi menghetahui kondisi terakhir Denish.

0 komentar:

Post a Comment